Pemazmur dalam Mazmur 139:14 mengatakan, bahwa “Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.” Kata dahsyat dan ajaib dalam teks asli Alkitab disebut yare' (yaw-ray'), dan palah (paw-law'); yang artinya menakjubkan dan luar biasa mengagumkan. Pemazmur dengan hikmat Tuhan, sudah dapat menemukan betapa luar biasanya penciptaan fisik manusia itu. Pemazmur dengan hikmat Tuhan, sudah dapat menemukan betapa luar biasa-nya pembuahan janin di dalam rahim ibu. Menyadari hal ini, seharusnya kita menjadi takut dan gentar terhadap Tuhan Sang Pencipta yang perbuatannya ajaib. Sebagai contoh, betapa hebat dan rumitnya setiap organ yang ada pada tubuh manusia. Mata kita terdiri dari berjuta serat optic. Mata memiliki kemampuan untuk menyampaikan lebih dari 1.5 juta pesan pada saat bersamaan. Retina mata mengandung lebih dari 137 juta sambungan saraf, yang digunakan otak untuk mengevaluasi data dalam usahanya menerjemahkan pemandangan yang tampak di depan mata. 130 juta dari sel-sel yang sangat berharga ini, membuat kita dapat melihat dalam warna hitam dan putih. Sedangkan 7 juta sel lainnya, dapat membuat kita melihat warna. Mata kemudian menyampaikan gambar yang telah dikoreksi tersebut dalam kecepatan 300 mil per jam ke otak. Mata, adalah satu dari berjuta keajaiban yang ada di dalam tubuh manusia. Mengetahui hal ini, sudah sepantasnya kita menghargai dan menyayangi Tuhan lebih dari apa pun yang ada di dunia ini. Kita juga seharusnya memberikan pujian, kemuliaan, pengagungan dan penyembahan kepada Allah.
Jika Tuhan telah menciptakan kita dengan begitu ajaib, maka kita harus mengembalikan keajaiban yang dimiliki ini untuk kepentingan-Nya. Kalau kita tidak mampu membuat selembar rambut pun yang ada di kepala, dan jika kita tidak mampu membuat sebatang jari pun yang ada di tangan, maka sudah seharusnya kita mengembalikan keajaiban yang dimiliki ini untuk kemuliaan dan kehormatan nama-Nya.
